Category Archives: Pajak

5 Negara Dengan Pemungutan Pajak Tertinggi Di Dunia

5 Negara Dengan Pemungutan Pajak Tertinggi Di Dunia

Smconsult – Krisis utang yang saat ini sedang menimpa beberapa Negara di dunia, mengakibatkan pemerintah memberlakukan pemungutan pajak lebih tinggi dari nominal sebelumnya, sehingga utang Negara bisa sedikit dikurangi. Selama ini mungkin kita mengira jika pemungutan pajak di Indonesia nilainya tinggi, padahal bila dibandingkan dengan beberapa Negara ini,  jumlah pajak yang dibebankan pada wajib pajak Indonesia jauh sekali perbedaannya:

Irlandia

Bila dihitung dengan cermat, rasio dari PPh Negara Irlandia kurang lebih mencapai 48% dengan penghasilan rata-rata penduduknya pada tahun 2010 US$ 50.400. Jika dibandingkan dengan Negara yang ada di bagian utara Eropa, maka tingkat pajak Irlandia adalah yang paling tinggi. Faktanya Negara-negara yang berada di utara Eropa memiliki PPh pribadi tertinggi kedua menurut KPMG.

Finlandia

Tidak berbeda terlalu jauh dari Negara sebelumnya, Finlandia memiliki rasio pajak penghasilan dengan persentase 49.2% di mana penghasilan rata-rata penduduknya US$ 49 ribu. Jika dihitung saat ini rata-rata tingkat marjinal Finlandia 49.2% dan berlaku untuk pendapatan US$ 91 ribu. Keputusan Finlandia untuk menetapkan pajak 53.5% tahun 2004 lalu bertujuan untuk melawan efek dari inflansi.

Inggris

Tahun 2010 lalu tingkat pajak di Inggris menyentuh 50%, tentunya hal ini memberatkan wajib pajak, namun sejak April 2013, pemerintahan di Inggris menurunkan tingkat pajak menjadi 45% bagi warga dengan pendapatan tertinggi.

Jepang

Siapa yang mengira jika Negara di Asia memberlakukan pemungutan pajak yang tinggi? Adalah Jepang yang memungut pajak dengan rasio pajak penghasilan sebesar 50%, dengan pendapatan wajib pajak yang mencapai US$ 52.200, pemerintah akan memungut pajak dengan tingkatan yang tertinggi.

Belgia

Bila sebelumnya ada Negara di bagian utara Eropa, maka kali ini adalah Belgia, yang berada di barat. Tingkat pajak di Negara ini lebih tinggi sebanyak 5% daripada Negara Eropa Barat lainnya, Belgia memungut pajak 50% bagi warga Negara yang memiliki penghasilan di mulai dari US$ 46.900.

Selain Negara-negara di atas, masih ada beberapa Negara lain yang menetapkan pemungutan pajak dengan persentase 50%, terutama bagi warga Negara dengan penghasilan super besar.

Berapa Pengeluaran Pajak Seorang Freelancer

Berapa Pengeluaran Pajak Seorang Freelancer

Semua profesi tidak terkecuali freelancer dituntut untuk memahami pajak, mengapa demikian? Karena pajak tidak hanya diberlakukan terhadap karyawan biasa saja, freelancer pun harus melek pajak. Pernahkah Anda membayangkan sebelumnya, bagaimana jika suatu saat ada klien yang meminta untuk mengirimkan invoice dari pembayaran pajak? Yang ada Anda mungkin kalang kabut karena tidak memahami perihal pajak. Namun yang jadi pertanyaan adalah, apakah freelancer wajib membayar pajak?

Terkait proses pembayaran pajak, tergantung dari keadaan dan jenis pekerjaan freelancer, maka dari itu pahami seluk beluknya berikut ini:

Jenis Pekerjaan Freelancer Kena Pajak

Walaupun freelancer memilki pengertian yang sangat luas, ada satu hal yang perlu Anda ketahui jika pada dasrnya pemahaman orang terkait freelance nyatanya jauh berbeda dari pemahaman di dunia pajak.

Di dalam dunia pajak, seorang freelancer tetap dinilai tetap memiliki kewajiban membayar pajak, karena dianggap memiliki pekerjaan meskipun Anda tidak berada dalam kondisi terikat dengan perusahaan maupun instansi tertentu.

Sebab, pekerjaan freelancer pun bisa menghasilkan uang, maka dari itu, Anda sebagai freelancer akan tetap dikenakan pajak dan diwajibkan untuk melaporkannya tiap tahun.

Profesi Freelancer Di Dunia Perpajakan

Tahukah Anda jika ada beberapa profesi freelancer yang dilihat dan diakui di dunia perpajakan, diantaranya adalah:

  • Seorang peneliti, penerjemah maupun pengarang
  • Pengawas
  • Seorang agen asuransi
  • Agen periklanan
  • Olahragawan
  • Dan juga perantara, pengajar, penyuluh penceramah, penasihat
  • Tenaga ahli yang bekerja sebagai notaris, pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, aktuaris, dan juga penilai
  • Seorang yang berprofesi sebagai penari, bintang iklan, pemain drama, comedian, bintang film, bintang sinetron, musisi, kru film, sutradara, peragawati atau peragawan, penyanyi dan tentunya pembawa acara.
  • Ada juga orang yang bekerja sebagai direct selling, multilevel marketing bahkan petugas penjaja barang

Saat melihat daftar profesi di atas, bisa ditarik kesimpulan jika dunia pajak mendefinisikan seorang freelancer sebagai pribadi yang mampu bekerja dan menghasilkan uang namun tidak perlu terikat di instansi maupun perusahaan tertentu. Freelancer ini sosok yang bekerja secara bebas.

Sumber : smconsult